KEUTAMAAN GEMAR BERSEDEKAH
Assalamu'alaikum Wr. Wb....
Bapak, ibu, dan teman-teman yang berbahagia....
Puji syukur kehadirat Allah Swt. yang telah melimpahkan rahmat, ni'mat dan hidayah-Nya kita sekalian diperkenalkan hadir dalam majelis ini untuk lebih memperdalam lagi pengetahuan kita tentang syariat agama islam. Mudah-mudahan pengajian ini dirahmati Allah Swt.
Salawat serta salam semoga senantiasaterlimpah kepada junjungan dan suri tauladan kita, penutup para Nabi dan Rasul, Nabi Muhammad SAW. Karena beliaulah pelita bagi sekalian alam ini, sehingga kita pun dapat merasakan kenikmatan iman dan islam.
Baiklah, pada kesenpatan kali ini saya akan berbicara tentang "KEUTAMAAN GEMAR BERSEDEKAH".
Hadirin yang dimuliakan Allah.
Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 254.
Artinya :
"Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezeki yang telah kami berikan kepadamu sebelum datang hari pada hari itu tidak adalagi jual beli dan tidak ada lagi syafa'at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim." ( Q.S. Al-Baqarah : 254).
Allah Swt memerintahkan kepada kita sekalian untuk membelanjakan sebagian dari rizqi yang telah diberikan kepada kitadi jalan-Nya. Sebab hakekat-Nya harta yang kita miliki adalah mtitipan dariu Allah Swt, maka sudah menjadi nkeharusan bagi kita untuk berikan kepada-Nya bilamana Allah memintanya kepada kita. Jadi sungguh amat hina dan keliru jika kita berfikir bahwa semua harta yang kita peroleh adalah semata karena hasil jerih payah kita sendiri. Karena hanya Allah-lah yang menentukan besar-kecilnya rizqi yang kita peroleh, adapun kita hanyalah berkewajiban untuk berusaha dan berdo'a.
Dan perlu kita semua kita ketahui bahwa betapa amat besar pahala yang diberikan Allah Swt. kepada orang yang gemar bersedekah, sebagaimana sabda Rasulullah Saw. yang berbunyi :
Artinya ;
"Orang yang dermawan itu dekat dengan Allah, dekat dengan manusia, dekat dengan surga dan jauh dari neraka. Sedang orang bakhil itu jauh dari Allah, jauh dengan manusia, jauh dari surga dan dekat dengan neraka. Orang bodoh yang dermawan lebih disukai Allah daripada orang ahli ibadah tapi kikir/ bakhil". (H.R. Tarmidzi)
Untuk itu, teman-teman dan hadirin sekalian, marilah kita berlomba-lomba dakam membelanjakan harta harta kita dijalan Allah Swt. Agar kita semua semakin dekat kepada-nya dan kepada surga-Nya, bukan hanya itu jika kita banyak mendermakan harta kita maka manusiapun akan dekat dan senang bersaudara dengan kita. Dan sebaliknya jika kita bakhil, maka orang akan membenci kita jauh dari Allah dan surga-Nya serta semakin dekat dengan neraka-Nya.
Namun dalam hal ini perlu diingat, bahwa dalam beribadah dan bersedekah semuanya adalah karena mengharapkan ridho tulus dan ikhlas karena Allah semata. Bukan agar karena kita terlihat baik di mata manusia ataupun karena mengharapkan sanjungan dan balasan dari orang lain.
Kiranya cukup yang saya sampaikan pada kesempatan kali ini, mudah-mudahan membawa manfaat bagi kita sesekali dan semoga Allah Swt. Senantiasa memberikan kemudahan bagi setiap urusan kita yang membawa kemaslahatan bagi agama, Aamiin Yaa Rabbal 'Alamiin....
Pergi ke pasar naik delman
Tidak lupa membeli buah
Orang dermawan jadi idaman
Karena dia rajin sedekah
Wa billaahi taufik walhidaayah
Wassalamu' alaikum wr. wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar